Posts

Dosa-dosa TIK oleh Bangsa Indonesia

Dosa-dosa TIK oleh (sebagian) Bangsa Indonesia... Sebuah Introspeksi... Mengapa bangsa Indonesia sering ditimpa bencana atau musibah? Di bawah ini hanya tiga dari banyak kemungkinan penyebabnya. NB: "dosa-dosa" merupakan kata pengganti untuk perbuatan aniaya atau yang merugikan orang lain. Mengaku punya Tuhan, tapi mendurhakainya. Tuhan yang Maha Adil melarang manusia mengambil hak orang lain secara tidak adil. Tapi, banyak manusia melawan pedoman itu, misalnya mengambil hak cipta orang lain di bidang software, khususnya yang "berpemilik" atau proprietary . Membuat aturan, tapi melanggarnya. Pemerintah bersama DPR telah menetapkan UU No. 19 Tahun 2002 tentang Hak Cipta. Tapi, berapa juta orang yang melanggar UU ini? Membuat janji, tapi mengingkarinya. Betapa banyak (meskipun tidak semuanya) pejabat pemerintah dan anggota DPR/DPRD yang telah berjanji/bersumpah saat diangkat dalam jabatannya, tapi tidak menepatinya. Padahal, semua pemimpin akan dimintai pertangg...

Russian Goes Open Source

Russian Goes Open Source ... Russian tidak ada hubungan dengan Rusmanto :-) Ini cerita akhir tahun lalu, tapi saya angkat sekarang setelah minggu ini saya dapat info dari teman-teman di pemerintah Indonesia bahwa pelaksanaan legalisasi software pemerintah dan IGOS (Indonesia, Go Open Source!) masih jauh dari harapan. Mungkin perlu "perintah" dari presiden seperti yang dilakukan Rusia. Perdana Menteri Rusia Vladimir Putin telah menandatangani perintah untuk mengalihkan sistem komputer pemerintah Rusia ke O pen S ource dalam waktu empat tahun. Kuartal ketiga 2011 ini pemerintah harus sudah menetapkan format data yang didukung oleh perangkat lunak open source yang digunakan dalam pemerintahan. Kuartal kedua 2012 , pemerintah harus mulai memperkenalkan perangkat lunak bebas (Free/Open Source Software) di bagian pemerintahan yang ditunjuk sebagai percontohan . Pada saat yang sama , harus ada semacam Pusat Open Source Software (POSS) di kementeri...

Mengubah Warnet Jadi Training dan Testing Center

Mengubah/Melengkapi Warnet Jadi Training dan Testing Center... Sebuah Ide Gila... Sudah lama saya menerima kabar yang kurang baik dari teman-teman pemilik warnet. Sejak lebih dari satu tahun terakhir, omset warnet menurun tajam, bahkan beberapa warnet tutup karena tidak layak lagi untuk mencari makan, alias merugi. Di saat bersamaan saya baca dan lihat berita menyedihkan, banyak penggangguran tapi banyak lowongan kerja tak terisi. Kontradiktif. Solusinya, beberapa bulan saya menggali ide untuk memanfaatkan warnet. Beberapa ide sudah dijalankan teman-teman, antara lain mengubah warnet sebagai usaha desain grafis, jual-beli komputer, perbaikan komputer, dukungan teknis LAN dan wireless LAN, jasa pengetikan skripsi yang kadang tidak hanya mengetik, dan lain-lain. Tapi satu ide yang saya belum lihat digarap serius, yakni tempat pelatihan komputer yang bersertifikasi. Istilah asingnya (bukan latah pakai istilah asing), Training and Testing Center . Masalahnya, selama ini pelatihan yang ber...

Jurnal Open Source

Image
Jurnal Open Source... Pernahkah Anda melihat media "Open Source" di Indonesia selain InfoLINUX ? Saya pernah melihatnya, yaitu Jurnal IdeA Edisi 7/2010 (ISSN: 2085-3416) yang diterbitkan oleh Bappeda Pemkab Tegal Jawa Tengah. Open Source dalam tanda petik ini bukan nama media, tapi sifat media dilihat dari software yang digunakan untuk membuatnya. IdeA yang terdiri atas 4 halaman cover full color dan 36 halaman isi black-white itu dibuat dengan program desktop publishing Scribus, pengedit foto Gimp, penggambar Inkscape, dan program perkantoran OpenOffice.org. Ini salah satu bukti nyata bahwa Linux dan FOSS dapat digunakan untuk menciptakan lapangan kerja dan menghasilkan uang melalui produk pra-cetak. Jika ada percetakan belum mau menerima naskah dalam format file Scribus, Gimp, atau Inkscape, biasanya dapat diatasi dengan membuat produk itu dalam format PDF atau format grafis lainnya. Kalau ada percetakan menolak order, biasanya karena ada yang belum paham atau "ada sal...

Menjemput Rezeki Terkait Desain Grafis

Menjemput Rezeki Terkait Desain Grafis ... Jumlah pelaku bisnis di bidang desain grafis seperti penerbitan dan periklanan (cetak dan elektronik) sangat besar di Indonesia. Saya belum menemukan data lengkap, tapi saya memperkirakan jumlahnya bisa mencapai puluhan ribu. Usaha ini menyerap tenaga kerja ratusan ribu hingga jutaan orang. Anda bisa lihat buktinya di pinggir-pinggir jalan, media cetak dan elektronik, hingga pakaian dan peralatan yang Anda gunakan beraktivitas saat ini. Semua usaha itu membutuhkan program untuk menggambar, mengedit foto, dan atau menata tampilan (layouting). Semuanya pasti ingin untung. Dan semuanya pasti ingin bahagia di seluruh waktu kehidupannya, mulai di dunia sekarang, di alam barzah nanti, dan di akhirat yang akan datang. Tidak ada yang ingin menderita seperti Gayus (maaf Pak Gayus, semoga Anda telah tobat hari ini), meskipun suka gayus (garang asem yang untuk sarapan). :-) Ukuran bisnis terkait desain grafis ini mulai dari usaha rumah tangga dan kaki li...

Sembilan Kebohongan Kurang Dua dengan Open Source

Tujuh kebohongan dengan Open Source yang bukan hoax ini mungkin pernah saya dan Anda lakukan dengan berbagai alasan. 1. Sedang pakai Pidgin untuk online di Gtalk/YM, tapi dalam status tertulis "Sedang Pergi". 2. Sedang pakai Firefox untuk akses FB dan baca blog atau Notes saya ini dengan santai, tapi di status Chat tertulis "Busy". 3. Mau mengirim email dengan Evolution ke seseorang, tapi lebih dulu Edit > Setting lalu mengganti alamat email dengan nama@kamuinisiapa.sih. 4. Menjalankan server email Postfix dari laptop, tapi dalam file /etc/postfix/main.conf ada baris "myhostname = infolinux.co.id". 5. Sharing direktori ke jaringan dengan Samba , tapi di dalam file /etc/samba/smb.conf ada baris "server string = ... (Windows Server)". 6. Memasang Linux di laptop dual boot dengan Windows, tapi dalam menu boot loader Grub hanya ada Linux. 7. Mengakses internet pakai Wine dan IE di Linux, tapi bilang ke teman hanya menggunakan program Open S...

Desktop Publishing antara Berbohong dan Mencuri

Desktop Publishing antara Berbohong dan Mencuri ... Ide menulis ini mencuat pada saat saya mengedit buku tentang Desktop Publishing dengan Free/Open Source Software, setelah beberapa saat sebelumnya mendengar berita tentang kebohongan. Tulisan ini tidak ada hubungan dengan politik dan kenegaraan, tapi berhubungan dengan karya cipta buku yang menggunakan komputer untuk menulis, membuat gambar, mengedit, melayout, dan "kebohongan" yang mungkin dilakukan oleh teman "maya" saya bernama Layouter, nama yang keren sesuai dengan profesinya. :-) Layouter mendapatkan order untuk melayout dan mencetak sebuah buku. Pemesannya meminta agar Layouter membuat desain dan tata letak buku itu dengan program CorelDraw, Photoshop, dan InDesign sebagai Desktop Publishing, lalu menyerahkan hasil cetak dengan menyertakan file dalam format PDF. Layouter menyanggupi dengan syarat boleh membuat buku itu menggunakan Inkscape, Gimp, dan Scribus. Alasannya, keuntungan usaha Layouter dalam setahu...

Jika hari gini tidak ada FOSS, Apa Jadinya?

Jika hari gini tidak ada FOSS, Apa Jadinya? Sebagai renungan akhir tahun 2010, mensyukuri nikmat, dan menyambut 2011. Biaya jasa TIK seperti akses internet menjadi sangat mahal, karena dengan kondisi saat ini semua bisnis terkait internet sudah menggunakan FOSS, biaya akses internet masih mahal bagi sebagian besar rakyat Indonesia. Juga jasa TIK lainnya. Akses ke Facebook, Twitter, Google dan lain-lain menjadi berbayar mahal, sehingga kita semua akan putus hubungan dengan semua teman baik kita di internet, karena semua aplikasi internet itu dibangun dengan produk-produk berbasis FOSS yang tidak perlu biaya izin untuk menggunakannya seperti Linux, Apache, PHP, Java, Python, MySQL, dll. Harga barang TIK (komputer, hp, router, access point, dan alat TIK lainnya) menjadi sangat mahal, sehingga tidak terjangkau oleh pemerintah, perusahaan, pendidikan, apalagi masyarakat umum seperti saya dan Anda, karena biaya izin sistem operasi dan office saja lebih dari dua juta rupiah per satuan barang...

Indahnya Memasuki Terminal di Linux

Image
Indahnya Memasuki Terminal di Linux... Jujur saja, saya sebenarnya kurang suka masuk terminal di Indonesia, karena terminal yang kadang harus saya masuki itu identik dengan kesemrawutan, kelambatan (ngetem), kekotoran (sampah dan WC bau), kemiskinan (banyak pengemis), bahkan kejahatan (saya pernah kecopetan ketika naik bis kota). Masuk terminal juga tidak bisa sembarangan, harus dari pintu samping atau belakang. Tidak bisa masuk lewat pintu depan, apalagi lewat "jendela" karena dianggap tidak taat aturan lingkungan terminal. Sebaliknya, saya sangat suka masuk ke terminal Linux, karena sering memudahkan saya untuk bekerja dan berkarya sehari-hari bersama komputer bersistem operasi Linux. Terminal di Linux identik dengan kerapihan, kecepatan, kebersihan, kaya fitur, bahkan sangat bersahabat. Masuk terminal bisa melalui jendela (X Window) dengan lingkungan kerja (desktop environment) apa saja, bahkan bisa melalui pintu depan (sebelum X Window ada) atau jalur tanpa jendela (A...

Siapa yang Untung jika Linux Berjalan pada Jutaan Komputer di Indonesia?

Siapa yang Untung jika Linux Berjalan pada Jutaan Komputer di Indonesia? Seandainya 8 juta komputer atau 80-an persen komputer -- yang menurut sebuah survey masih pakai software bajakan -- berjalan di atas sistem operasi Linux, siapa saja yang diuntungkan? Meskipun ini baru mengandai-andai, tidak mustahil ini terjadi, dengan syarat saya dan Anda yang memulainya. Organisasi Bisnis: Perusahaan atau operator telekomunikasi dan ISP, karena pengguna Linux memiliki kesempatan mendowload banyak program tanpa biaya lisensi, sehingga semakin banyak pengguna Linux semakin banyak pengakses internet. Organisasi Publik: Pemerintah Indonesia, karena ranking sebagai negara pembajak software akan turun, dan devisa akan dihemat, lalu rakyatnya jadi lebih sehat jasmani/rohani karena menggunakan software legal, halal, dan tidak-mahal. Organisasi Non Profit: Lembaga Pendidikan, karena dapat mengajarkan TIK dengan benar sesuai kurikulum, tanpa harus membajak atau mengemis minta diskon besar. Personal: R...

Cara lain Mengenalkan Linux

Cara lain Mengenalkan Linux Jika Anda pengguna Linux atau paling tidak sudah tahu baiknya Linux, Anda dapat mengenalkan Linux dengan cara seperti ini. NB: Merek-merek selain Linux yang disebut ini hanya contoh, tidak ada maksud promosi positif maupun negatif: Pasta gigi tidak hanya Odol, bahkan Odol sudah almarhum di Indonesia. Motor tidak hanya Honda, anak kecil juga sudah tahu. Projektor tidak hanya InFocus, banyak pilihan selain InFocus. Router tidak hanya Cisco, banyak jenis router yang bermerek maupun tidak bermerek. Program komputer tidak hanya Windows, bahkan ada yang lebih dari Windows. Dia lah Linux, lebih aman, lebih banyak pilihan, lebih murah lisensinya, dan lebih bisa dimiliki sepenuhnya. Peringatan!  Linux tergolong "program berbahaya" karena dapat membawa Anda lupa dengan program yang lain, termasuk lupa makan, lupa istri/suami, lupa anak, lupa kerja, lupa tidur, bahkan bisa lupa Tuhan -- saking asyiknya bersama Linux yang baru, tahu-tahu wakt...

Seandainya Jin Bisa Linux dan Mengakses Internet

Intermezo: Sendainya Jin Bisa Linux dan Mengakses Internet Pengantar: Jika Anda tidak percaya adanya Tuhan dan jin, mohon tidak meneruskan membaca tulisan ini karena saya khawatir Anda tersesat. :-) Dunia ghaib -- seperti dunia kehidupan jin -- tidak dapat kita lihat, tapi hanya kita ketahui karyanya. Alam ghaib itu mirip dunia proprietary, hanya Sang Pencipta yang tahu. Alam kita mirip dunia open source, kita dapat melihat dan tahu isinya meskipun tidak semuanya, sesuai keterbatasan kita. Ketika manusia yang bernama Adam diciptakan dan ditugaskan ke dunia, Tuhan memerintahkan kepada para malaikat dan Iblis untuk tunduk kepada Adam. Semua malaikat tunduk, tapi Iblis (yang terbuat dari api, sejenis jin) menolak. Tuhan menunjukkan bahwa Adam (manusia yang terbuat dari tanah) itu paling pintar dibandingkan makhluk lain (jin dan malaikat). Bukti-bukti bahwa manusia itu sangat pintar dibandingkan jin adalah kemampuan manusia membuat komputer dan membangun jaringan internet di seluruh alam ...

Takut sama Hacker?

Takut sama Hacker? Kata hacking dalam dunia teknologi informasi dan komunikasi masih sering diartikan secara negatif sebagai perbuatan yang merugikan orang lain. Demikian pula hacker atau orang yang melakukan hacking sering disalahartikan sebagai orang yang melakukan tindak kiriminal kelas tinggi. Istilah yang lebih pas untuk pelaku kriminal adalah cracker atau perusak, misalnya penjebol bank atau mesin ATM untuk mengambil uang yang bukan miliknya. Hacking merupakan perbuatan mulia karena tujuan dasar hacking adalah untuk kebaikan, misalnya mengoprek suatu software secara mendalam untuk mencari celah keamanan sebuah sistem komputer. Contoh hasil hacking, sistem komputer yang telah di-hack menjadi lebih aman daripada sebelum di-hack. Kita sebagai pengguna Linux semestinya berterima kasih kepada para hacker seperti Linus Torvalds, Richard Stallman, dan lain-lain. Indonesia juga memiliki banyak hacker, misalnya para pengembang Linux BlankOn dan produk berbasis FOSS lainnya. Kar...

Pemuda Harapan Indonesia di bidang TIK

Pemuda Harapan Indonesia di bidang TIK Menjelang detik-detik Hari Sumpah Pemuda, saya ingin berbagi cerita tentang beberapa pemuda Indonesia yang telah berperan besar dalam menaikkan mutu SDM TIK Indonesia. Para pemuda itu menyadari benar akan pentingnya penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, khususnya TIK, bagi bangsa Indonesia agar tidak hanya sebagai pengguna, apalagi pembajak. Itu terbukti dengan karya-karya mereka di percaturan TIK di Indonesia. Karya di bidang TIK tidak selalu berupa software, dan tidak selalu menghasilkan uang untuknya, tapi karya yang terbukti berguna bagi TIK Indonesia. Siapa saja pemuda yang berkarya tanpa sumpah itu? Berikut ini beberapa nama yang saya ingat saat menulis blog ini, urut berdasar huruf pertama nama panggilannya. Masih banyak yang belum sempat saya sebutkan, dan saya yakin masih banyak lagi pemuda harapan yang saya belum tahu nama dan karyanya. Semua pemuda di bawah ini telah membagikan waktu, pikiran, dan tenaganya untuk para pengguna komp...

Bengkel Mobil pun Pakai Linux

Image
Bengkel Mobil pun Pakai Linux Pagi ini saya ke bengkel, dan melihat komputer-komputer desktop di bengkel itu menggunakan Linux. Sebenarnya sudah sekitar dua tahun saya melihat Linux di bengkel itu, tapi baru hari ini sempat mengambil foto. Linux di bengkel yang punya beberapa cabang itu digunakan untuk server dan desktop sistem informasi otomotif (bengkel dan dealer mobil). Di foto ini ada layar monitor dua komputer, yang di depan menunjukkan desktop Linux dan yang di belakang menampilkan aplikasinya. Anda ingin tahu lebih jauh, kirim email japri ke saya (rus at infolinux.co.id), karena saya belum meminta izin untuk menyebutkan nama bengkel langganan saya ini.

Menyambut Temu Komunitas Linux Indonesia

Menyambut Temu Komunitas Linux Indonesia Komunitas Linux Indonesia setiap tahun sejak 2006 menggelar pertemuan darat yang dihadiri perwakilan dari berbagai komunitas Linux di Indonesia sebagai rangkaian acara ILC . Nama acara itu dulunya KPLI Meeting, dan pada 2010 di Bogor ini diubah atau diberi nama kedua sebagai Linux Community Meeting, disingkat LCM. Penyelenggara KPLI Meeting aka LCM itu berpindah dari kota ke kota, dan tidak mustahil bisa berpindah dari desa ke desa. Komunitas Linux di Indonesia terdiri atas berbagai komunitas pengguna Linux, pengembang Linux, pencinta Linux, pendukung Linux, dan siapa pun yang setuju Linux berkembang di Indonesia. Ada komunitas yang hanya fokus mengelola kolaborasi melalui internet tanpa batas wilayah, yaitu linux.or.id. Ini komunitas yang tetap eksis sejak akhir 1990-an hingga kini. Linux.or.id sangat dibutuhkan komunitas lain, di antaranya karena nama domain linux.or.id digunakan oleh komunitas lain yang menjadi sub domainnya, misalnya aceh.li...

Linux untuk Membantu Rukyatul Hilal

Image
Linux untuk Membantu Rukyatul Hilal Agar kita tidak salah melihat bulan sabit (Rukyatul Hilal) untuk menentukan kapan 1 Ramadhan 1431H, mari kita jalankan Stellarium (lihat gambar di atas) dengan Linux BlankOn Sajadah atau Sabily 10.04. Pertama, ubah waktu ke hari Selasa 10 Agustus 2010 yang bertepatan 29 Sya'ban 1431H sore sebelum matahari terbenam, misal pukul 17.45 WIB di Jakarta dan sekitarnya. Klik matahari (Sun) dan perhatikan berapa derajat ketinggian (altitude) matahari saat itu. Pada saat matahari terbenam itu (altitude sekitar 0 derajat), klik gambar bulan atau Moon. Di pojok kiri atas layar tertulis altitude atau ketinggian bulan saat matahari terbenam itu sekitar 3 derajat. Dengan teropong yang canggih, bulan sabit dengan ketinggian 3 derajat akan terlihat. Insya Allah, besoknya Rabu 11 Agustus 2010 adalah 1 Ramadhan 1431H (bulan Sya'ban hanya 29 hari). Tapi jika Anda berpendapat lain, misal mata harus melihat bulan sabit sedang cuaca mendung, maka genapkanlah bu...

Berbisnis Memakai BlankOn

Berbisnis Memakai BlankOn Berbisnis memakai belangkon sudah biasa dilakukan para pedagang di Jogja dan Solo, tapi "Berbisnis Memakai BlankOn" di bidang ICT itu seperti apa ya? Saya mendapat pertanyaan itu dari teman yang membaca susunan acara workshop IT dalam rangka pemberiaan penghargaan terhadap karya ICT di Indonesia. Lihat di sini http://www.inaicta.web.id/kompetisi-dan-acara/workshop/ meskipun sekarang judulnya sudah diganti menjadi "Berbisnis Memakai BlankOn Linux", Sabtu 24 Juli 2010 pukul 13-16 WIB, di Balai Sidang Senayan Jakarta, Ruang Nuri. Di workshop selama 3 jam yang berbayar 25.000/50.000 untuk membayar sewa komputer itu saya akan menunjukkan peluang bisnis dari dua sisi yang berbeda berbentuk workshop teknis dan non teknis. 1. Bisnis dengan Memanfaatkan BlankOn sebagai Alat Bantu (Tools) Misalnya mulai dari cara menggunakan CD Linux BlankOn 6 Ombilin untuk pekerjaan kantor: pengolah kata seperti MS Word, pengolah angka seperti MS Excel, presentasi...

Makan Bersama dan Diskusi FOSS

Untuk membangun sinergi antara para penggiat Open Source di Indonesia  dan membuat pemanfaatan Open Source lebih sukses lagi, Asosiasi Open Source Indonesia (AOSI) akan menyelenggarakan "Pertemuan Komunitas Open Source" yang akan diselenggarakan pada: Hari/Tanggal: Sabtu, 17 Juli 2010 Waktu : 12.00 s/d 17.00 WIB (diawali makan siang dan ramah tamah) Tempat : Hotel BIDAKARA, Ruang Bima, Jl. Jend. Gatot Subroto, Kav 71-73, Pancoran Jakarta Selatan 12870 Nara sumber: - Keynote Speaker: Betti Alisjahbana (Ketua AOSI) - Panelis: Adang/Utian (BlankOn Linux Developer and Community) Frans Thamura (Java User Group), Harry Kaligis (OpenSolaris, Sun/Oracle), Harry Sufehmi (Komunitas Ubuntu), Taufik Hasan (Mastel, AOSI), Tb Deddy Safiudin (Metro-TV), dan wakil pemerintah (Kominfo/Ristek). - Semua peserta juga diharapkan sebagai nara sumber. - Moderator: Rusmanto (Majalah InfoLINUX) Karena keterbatasan tempat, kami mohon yang berminat hadir untuk mendaftarkan diri melalui email...

Piala Dunia dan Linux BlankOn

Piala Dunia dan Linux BlankOn Menjelang final piala dunia di Afrika Selatan 11 Juli 2010 atau 12 Juli 2010 pukul 01.30 WIB, saya melihat beberapa keterkaitan antara piala dunia tahun ini dengan Linux BlankOn . Apa itu? Pertama, Linux BlankOn terbaru, yakni versi 6.0 dengan kode Ombilin, dirilis 5 Juli dalam suasana hiruk-pikuk piala dunia. Kedua, Linux BlankOn 6.0 Ombilin dikembangkan berdasarkan Linux Ubuntu yang dikembangkan oleh Canonical yang didirikan Mark Shuttleworth dari Afrika Selatan, tempat piala dunia 2010 diperebutkan. Ketiga, Linux BlankOn satu-satunya Linux berbahasa Indonesia yang ada di daftar 100 distro terkenal dunia menurut ranking Distrowatch ( lihat daftar ranking di pinggir kanan halaman ini ). Artinya, BlankOn adalah "juara dunia" untuk Linux berbahasa Indonesia. :-) Keempat, Linux BlankOn (Indonesia) dapat menjadi Juara Dunia untuk semua distro Open Source dengan mengalahkan Ubuntu (Afrika Selatan), Fedora (Amerika), Mandriva (Perancis), openSUS...