Posts

Mau bisnis software atau lisensi?

Pertanyaan ini saya tujukan kepada teman yang minta nasihat untuk memulai bisnis membuat software yang dapat dijalankan di Linux. Teman saya itu tidak langsung menjawab, tapi malah balik bertanya, "Apa bedanya jualan software dan lisensi?" Lalu saya jelaskan, jika kamu ingin berjualan software di Linux, kamu akan dapat uang dari kerja kamu membuat software. Setelah software kamu serahkan, maka software itu menjadi milik pembeli. Sedangkan jika kamu ingin jualan lisensi, maka software yang kamu serahkan tetap milikmu, pembeli hanya dapat menggunakan, tapi tidak memiliki software buatanmu itu. Contoh perusahaan yang berjualan lisensi adalah Microsoft. Temanku itu akhirnya memilih jualan software, plus jasa lainnya seperti support (dukungan teknis), training (pelatihan), dan customization (kustomisasi). Dia tidak mau jualan lisensi, karena jualan lisensi akan mendorong orang lain melanggar hukum dengan membajak software itu (baca: mau menggunakan tapi tidak mau membayar lisensi)...

Tahun Baru tanpa Suspend dan Hibernate

Setelah lebih setahun menggunakan BlankOn 2 untuk komputer kerja, dan tidak pernah diupdate, apalagi diupgrade, hari ini (1 Januari 2009) saya memutuskan pindah ke BlankOn 4, meski masih belum "senyaman" BlankOn 2. Laptop kelas rendah yang saya pakai sejak 2005 secara mulus "ketemu jodoh" sama BlankOn 2 pada 2007, setelah gonta-ganti pasangan selama 2 tahun. Jodoh? Ya, karena semua hardware berjalan baik di BlankOn 2, mulai dari hardware standar seperti vga dan sound, hingga yang kadang menjengkelkan seperti modem dan acpi (khususnya suspend dan hibernate). BlankOn 4? Saya tak tahu mengapa kadang gagal suspend dan hibernate, kadang berhasil di laptop "tua" saya itu. Karena dua hal itu tidak terlalu penting buat saya, maka: pada malam tahun baru yang telah lewat, saya bulatkan tekat (baca tekad), untuk bersama BlankOn empat, sampai suatu saat, ada distro yang lebih tepat. :-)

Menghibur 1.500 Pengagum Linux

Image
Hampir sepuluh tahun yang lalu, tepatnya 22 April 1999, saya tak menduga ada seminar Linux diminati oleh sekitar 500 orang. Info seminar itu di sini: www.elektroindonesia.com/elektro/seminar.html Kamis, 18 Desember 2008, saya lebih terkejut lagi, karena harus presentasi, lebih tepatnya menghibur, tentang apa itu Linux dan Open Source Software, di hadapan sekitar 1.500 peserta. Ada pegawai pemda, guru, pelajar/mahasiswa, dan masyarakat umum di gedung Tegar Beriman, kompleks kantor Pemda Kabupaten Bogor, Cibinong. Seminar yang diselenggarakan oleh sebuah Warintek bekerja sama dengan Pemkab Bogor, Depkominfo, dan PGRI Kabupaten Bogor ini dalam rangka Bogor Goes Open Source. Dari beberapa pertanyaan peserta terungkap bahwa banyak orang belum kenal apa itu Linux dan OSS. Tidak aneh, bukan? Karena promosi/sosialisasi OSS di Indonesia masih sangat lemah. Imho, ini tugas kita bersama dan peluang serta tantangan bagi yang mau usaha di bidang OSS. :) Sisi kiri dari 1.500 peserta: Sisi tengah da...

Mengapa Kau Pilih Linux Jadi 'Istrimu'?

Judul itu pertanyaan untuk saya. Kalau ditujukan untuk wanita, "Mengapa kau pilih Linux jadi 'suamimu'?" Padahal ada Windows yang ngetop habis, seperti selebritis, terkenal dan mau kau jadikan istri atau suami. Ada juga Mac OS X yang cantik atau ganteng, meskipun tidak terkenal seperti Windows. Mengapa? Tidak mudah menjawabnya. Namun saya coba tulis di bawah ini, dengan sub judul "Mencintai tidak selalu Menjadikan sebagai 'Istri/Suami'." Semoga Anda puas....hehehe bergaya Tukul. Linux bisa saya "miliki" sepenuhnya, bisa saya "apa-apakan", terserah apa maunya saya. Linux, meskipun dulunya tidak rupawan, bisa saya ubah menjadi rupawan buat saya, tetap aman dari penyakit virus, dan tetap stabil tidak suka menyeleweng. Kalau saya tidak bisa mempercantiknya, saya bisa minta tolong orang lain. Memang, rupawan buat saya belum tentu rupawan buat orang lain. Tapi itulah cinta, kadang sulit diterima nalar, tapi tidak buta, karena mata hati ...

Apanya yang Gratis?

Ini ada tanya jawab virtual. Linux di tanya jawab ini mewakili software free/open source lainnya. Tanya (T): Katanya Linux itu gratis, apanya? Jawab (J): Yang gratis dari Linux adalah izin atau lisensi-nya. T: Izin untuk apa? J: Izin mendapatkan Linux itu gratis, namun bisa ada biaya untuk mendownload, mengcopy, mengirim ke tujuan pemesan, dan menginstal ke komputer. T: Apakah hanya izin mendapatkan yang gratis? J: Tidak, menggunakannya tidak perlu bayar izin, mempelajari cara kerja Linux tidak perlu bayar izin, mengubah atau mengembangkannya tidak perlu bayar izin, dan menyebarluaskan termasuk menyewakan dijadikan warnet atau bahkan menjualnya juga tidak perlu izin. T: Dari mana pembuat Linux dapat uang? J: Dari pekerjaan membuat program, termasuk saat ikut membuat Linux. Pembuat Linux biasanya tidak jualan lisensi (surat izin di bidang software). T: Bisakah cari uang selain membuat Linux? J: Bisa, misalnya memodifikasi Linux agar sesuai kebutuhan pengguna tertentu. T: Adakah uang d...

Buku TIK Berbasis Linux/OSS untuk SMA/MA

Image
Ini blog terpendek yang pernah saya tulis (wong jarang ngeblog...hehehe). Tadi malam (28-10-2008) saya sangat bahagia, karena ikut menemani perjalanan teman-teman guru SMA menulis buku TIK berbasis software Linux / Free / Open Source hingga dapat diterbitkan oleh Kementerian Ristek dan diserahkan ke Departemen Pendidikan Nasional untuk disebarluaskan ke seluruh SMA/MA di Indonesia. Foto serah terima: Foto lainnya: http://picasaweb.google.com/rusmanto/PenulisBukuDanMenristek .

Menunggu Datangnya Game Windows di Linux

Masih ada sedikit kendala bagi pengguna komputer desktop untuk beralih sepenuhnya ke sistem operasi Linux. Salah satu kendala itu adalah belum tersedianya game “Windows” di Linux. Kendala lainnya, ada beberapa vendor hardware yang belum mendukung Linux dan ada beberapa program yang dianggap penting oleh pengguna hanya dapat dijalankan di MS Windows seperti untuk urusan dengan pemerintah atau pihak lain. Anda yang sudah memilih Linux sebagai sistem operasi utama tidak perlu khawatir, karena kuantitas dan kualitas game di Linux terus meningkat seperti yang disajikan infoLINUX edisi 10/2008. Beberapa game yang tersedia di Linux itu juga dibuat mirip dengan game proprietary, misalnya LinCity yang mirip dengan SimCity, Flightgear yang mirip dengan Flight Simulator, dan sebagainya. Game “Windows” masih sangat ditunggu-tunggu para gamers di Indonesia. Game “Windows” yang kami maksudkan adalah program permainan komputer yang dibuat khusus untuk sistem operasi MS Windows dan sangat popular bagi...

Linux bukan hanya untuk orang IT dan kaya

Kemarin (Selasa, 8/7/2008) saya terima email yang mengingatkan saya ke masa sepuluh tahun lalu, ketika umumnya distro Linux masih sulit digunakan. Belum ada program seperti MS Office. Teman pengirim email itu bilang, sulit mengajak para guru sekolah untuk "kembali ke jalan yang benar" dengan menggunakan Linux. Kata para guru itu, Linux hanya cocok digunakan oleh lulusan perguruan tinggi jurusan IT (kuliah yang berbau komputer atau Information Technology) dan orang kaya, Linux tidak cocok untuk pengguna komputer biasa dan kaum dhuafa. Saat ini, untuk kebutuhan sekolah umum, TK hingga SMA, RA hingga MA, sebuah CD atau DVD Linux yang telah terinstal dalam komputer, pasti siap digunakan untuk pembelajaran TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi). Setelah terinstal dalam komputer, Linux dapat digunakan untuk mengenal komputer, mengetik, menghitung, menggambar, membuat presentasi, mengakses internet/intranet, mendesain grafis, membuat halaman web, mengakses multimedia, dan lain-lai...

Hambatan dan Solusi Linux untuk Pendidikan

Tulisan ini saya rangkum dari pengalaman saya dan teman-teman mengelola lembaga pendidikan formal (TK hingga SMA melalui http://dps.nurulfikri.com) dan non formal (http://www.nurulfikri.com): 1. Fasilitas pendidikan yang sudah kuno, misal sebelumnya menggunakan Windows 95/98 dan MS Office 97 karena komputer hanya sekelas Pentium I-II dengan RAM 64-128 MB. * Solusi: Upgrade atau tukar tambah komputer. * Solusi alternatif 1: Pasang jaringan dan komputer server sehingga komputer lama menjadi thin-client atau diskless. * Solusi alternatif 2: Pilih Linux yang ringan, seperti Damn Small Linux dengan pengolah kata Abiword, spreadsheet Gnumeric, dan sebagainya. 2. Pengajar dan atau teknisi/laboran kesulitan belajar sendiri Linux dan FOSS. * Solusi: Adakan pelatihan untuk guru dan teknisi/laboran. * Solusi alternatif 1: Belikan CD/DVD dan atau buku Linux untuk bahan belajar guru/teknisi secara mandiri. * Solusi alternatif 2: Ganti ...

Buat apa modifikasi source code?

Saya ditanya oleh teman yang ingin menggunakan Linux, "Apa untungnya open source?" Saya balik tanya, "Untung yang kamu maksud ini dalam hal apa, karena banyak keuntungan open source?" "Dalam hal ketersediaan kode program atau source code," jawabnya. Berikut ini jawaban singkat saya. Karena teman itu bukan programmer, saya menggunakan analogi. Mohon koreksi, jika analogi saya ini kurang tepat. Salah satu keuntungannya, Linux yang open source itu dapat dimodifikasi. Ini mirip sepeda motor. Kamu dapat membongkar seluruh isi sepeda motor. Dan kamu dapat memodifikasinya, tanpa harus mengajukan izin, apalagi membayar, kepada pembuatnya. Sepeda motor itu dapat diumpamakan sebagai salah satu sistem software open source yang lengkap, misalnya Linux Ubuntu. Kamu dapat memodifikasi agar sesuai dengan kebutuhanmu. Kalau sebuah CD Ubuntu tidak bisa menjalankan mp3, vcd, dvd, dan tampilannya kurang menarik menurutmu, maka kamu dapat mengubahnya menjadi BlankOn , misalny...

Ketergantungan yang Merepotkan

Jika Anda pernah menderita ketergantungan terhadap sesuatu, misalnya rokok atau obat, Anda tentu merasakan sulit untuk menghindarinya, meskipun Anda tahu ketergantungan itu buruk. Demikian pula di bidang software komputer, Anda akan repot bila telah menderita ketergantungan terhadap software tertentu. Anda sadar salah, namun sulit menghindar karena satu dan lain hal. Salah satu penyebab ketergantungan adalah adanya pihak lain yang tidak memberi alternatif kepada Anda. Sekadar contoh, Anda nasabah yang merasakan baiknya pelayanan sebuah bank. Namun setiap Anda akan mengakses layanan internet banking bank itu, Anda harus menggunakan IE (Internet Explorer), alias Anda mengalami ketergantungan terhadap IE. Kami menemukan contoh pertama ini adalah https://www.permatanet.com. Contoh kedua, Anda pelanggan sebuah perusahaan jasa penerbangan. Untuk melihat jadwal penerbangan atau memesan tiket melalui website perusahaan itu, Anda dipaksa pula pakai IE. Website yang kami temukan adalah http://w...

Kita tak Bisa Lepas dari HaKI

Meskipun masih banyak rakyat Indonesia yang belum menghargai HaKI (Hak atas Kekayaan Intelektual), dalam kenyataan sehari-hari kita melihat bahwa kepedulian akan HaKI telah menghasilkan karya-karya besar, seperti Linux dan software open source lainnya. Pencetus Free Software Richard Stallman dan pemilik hak cipta Linux Linus Torvalds adalah dua contoh orang yang sangat menghormati HaKI. Karena tidak ingin melanggar HaKI, keduanya mengembangkan software dengan lisensi yang mengizinkan orang lain bebas menggandakan dan menggunakannya, bahkan mempelajari cara kerja dan memodifikasinya. Banyak orang boleh pro dan kontra terhadap penegakan hukum atas HaKI di Indonesia, namun kita tidak dapat terlepas dari pergaulan dunia yang telah lama mengakui hak cipta atas software dengan berbagai jenis lisensinya. Ada lisensi yang mengharuskan orang lain membayar izin atas penggunaan karya cipta. Ada pula lisensi yang bersifat sebaliknya, mendorong orang lain untuk menggunakan karya cipta tanpa haru...

Dampak Positif Sweeping

Tiga bulan terakhir di penghujung 2007, saya melihat banyak dampak positif dari sweeping software bajakan yang dilakukan polisi. Ini terlepas dengan masih adanya beberapa dampak negatif seperti kolusi, yang memang sudah menjadi budaya buruk di Indonesia. Dampak positif nyata dan langsung terlihat adalah banyaknya perusahaan bermigrasi dari Windows ke Linux. Warnet-warnet juga bermigrasi ke Linux, yang secara tak langsung telah menjadi agen menuju kemerdekaan dalam penggunaan komputer di Indonesia. Dampak yang lebih dahsyat adalah meningkatnya kreativitas anak bangsa, seperti munculnya beberapa sistem operasi baru pengganti Windows (tepatnya distro Linux). Salah satu Linux ringan seperti capung yang baru saya lihat pagi ini adalah Kinjeng (http://www.linux.kinjeng.net). Sekolah dan lembaga pendidikan secara tidak langsung juga terkena dampak positif dari sweeping. Sampai-sampai banyak mahasiswa izin tidak kuliah karena ikut projek migrasi ke Linux, mengajar pelatihan Linux, dan lain-lai...

Pengguna Linux juga suka pesta

Setelah ummat Islam merdeka karena ampunan Gusti Allah SWT pada hari raya Idul Fitri, saatnya pengguna software merdeka memeriahkan pesta rilis Gutsy (bukan Gusti) Ubuntu 7.10. Saat berita ini ditulis, sudah ada 9 kota di Indonesia yang akan dimeriahkan oleh kehadiran GRP. Apa itu GRP? Jelas bukan GSP (Guruh Soekarno Putra). GRP singkatan dari Gutsy Release Party, acara yang diadakan untuk memeriahkan kemunculan versi terbaru dari distro Linux Ubuntu 7.10 dengan nama kode rilis Gutsy Gibbon (GG). GG tidak ada hubungan dengan Gudang Garam. Release Party ini diadakan oleh komunitas Ubuntu di berbagai belahan dunia dengan cara dan budayanya masing-masing. Komunitas Ubuntu Indonesia tidak ingin ketinggalan dengan mengadakan acara GRP di Indonesia bekerja sama dengan beberapa rekan komunitas Linux lainnya di berbagai daerah. 9 kota yang telah siap menjadi tempat GRP adalah Jakarta, Bandung, Sukabumi, Cirebon, Semarang, Jogjakarta, Bali, Sinjai, dan Bogor. Anda ingin ikut berpesta? Jika kota...

Menentukan 1 Syawal dengan Linux

Image
Beberapa hari yang lalu saya terima sms dari seorang teman, yang menanyakan cara menghitung jatuhnya 1 Syawal dengan software komputer bersistem operasi Linux. Saya sarankan teman itu menggunakan kstars. Berikut ini petunjuk sederhana Rukyatul Hilal dengan KStars . (Saya yang masih minim ilmu tentang ini, mohon koreksi jika ada salah). Cara menginstal kstars: Mandriva: # urpmi kstars Ubuntu atau Debian dan turunannya: # apt-get install kstars Fedora atau turunannya: # yum install kstars KStars merupakan program yang sangat bagus di Linux, tidak hanya untuk pendidikan, tapi juga untuk pemerintahan, keagaman, dan masyarakat luas. KStars disebut juga Desktop Planetarium, artinya alat untuk mengamati benda-benda di langit atau planet-planet, dalam bentuk program di komputer desktop. Kita dapat menentukan dengan tepat letak sebuah planet atau bintang, jam berapa bintang itu terbit dan tenggelam dilihat dari bumi, dan sebagainya. Kstars membuat simulasi antariksa di waktu malam yang berisi b...

Pendidikan TIK dengan Komputer Lama

Ini tanggapan saya seputar keluhan pengajar sekolah yang masih menggunakan komputer lama. Untuk kondisi saat ini, komputer kelas Pentium 2 ke bawah dan atau RAM 64 MB ke bawah boleh dikatakan tidak layak, jika acuannya adalah menggunakan aplikasi populer atau terbaru, bukan aplikasi yang cukup memenuhi standar kompetensi/kurikulum. Jika mau bertahan dengan Windows pun, tetap ketinggalan zaman karena tidak bisa (sangat berat) untuk menjalankan XP apalagi Vista, atau MS Office 2003 apalagi MS Office 2007. Demikian pula dengan Linux dan OpenOffice, Pentium 2 dan atau RAM 64 MB ke bawah pasti akan berat. Kecuali pakai thin client atau diskless networking seperti LTSP, dll. KOMPUTER LAMA TETAP BISA DIPAKAI (maaf caps lock karena penting), jika para guru tidak mengajarkan merek/produk ke anak sekolah. Ini artinya para guru harus menyusun/menggunakan silabus pendidikan dengan tidak mengacu kepada produk tertentu (meskipun itu open source) tapi mengacu ke standar kompetensi yg ada di kurikulum...

Kurikulum TIK Berbasis Linux dan Open Source

Blog panjang ini ditulis dalam rangka persiapan Indonesia Merdeka di bidang Software :) Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia baru-baru ini mengeluarkan Kurikulum 2006 (Kurikulum Satuan Tingkat Pendidikan) sebagai penyempurnaan Kurikulum 2004 ( Kurikulum Berbasis Kompetensi). Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) merupakan salah satu mata pelajaran baru yang masuk dalam Kurikulum 2004/2006 ini. Standar kompetensi yang disebut dalam kurikulum itu sangat mendukung masuknya materi ilmu komputer berbasis Linux dan Open Source. Kurikulum TIK 2004 dan 2006 tidak lagi menyebut nama produk peranti lunak, seperti dalam kurikulum pendidikan komputer di Indonesia beberapa tahun yang lalu. Misalnya, pelajaran pengolah kata tidak menyebutkan Microsoft Word, sehingga penyelenggara sekolah dapat menggunakan OpenOffice Writer, AbiWord, Kword, dan lain-lain. Yang lebih menarik, dalam salah satu materi pokok pelajaran TIK untuk SLTA atau SMA, SMK, dan MA (Madrasah A...

Hari Kemerdekaan Software

Teman-teman yang berbahagia, Saya menulis blog ini pada 3 Agustus 2007, atau 14 hari menjelang peringatan hari kemerdekaan Indonesia 17 Agustus 2007. Tahukah Anda, hari apa perayaan kemerdekaan software Indonesia dan dunia? Jawabnya 15 September 2007. Dengan sponsor Canonical (Ubuntu), FSF, Google, dll., Software Freedom International (SFI) mengajak kita semua mengadakan perayaan akbar secara bersamaan di seluruh dunia, yaitu Hari Kemerdekaan Software, 15 September 2007. Lihat http://softwarefreedomday.org Berita sejak 2005 di sini: http://softwarefreedomday.org/press Belum banyak yang daftar dari Indonesia: http://softwarefreedomday.org/map/2007 Daftar di sini: http://softwarefreedomday.org/cgi/register.html Aturan di sini: http://softwarefreedomday.org/CodeOfConduct Kami mengajak semua komunitas Linux dan Free/Open Source Software di seluruh Indonesia ikut meramaikan Hari Kemerdekaan kedua kita ini setelah peringatan Hari Kemerdekaan Pertama, 17 Agustus 2007 :-) sesuai kemampuan masi...

Tip Memilih Distro

Salah satu keluhan para pengguna awam Linux adalah bingung memilih distro. Distro yang berasal dari kata distribution adalah istilah untuk menyebut pemaket sistem operasi Linux dengan berbagai jenis program komputer. Linux awalnya adalah nama kernel atau inti sistem operasi. Linux telah menjadi istilah popular sebuah sistem operasi berbasis kernel Linux. Bahkan, Linux juga sering digunakan untuk menyebut distro, misalnya Linux Ubuntu, Linux BlankOn, dan lain-lain. Distro Linux disebut pula sebagai kumpulan perangkat lunak yang dipaket bersama kernel Linux dan program tambahan untuk menginstal, menjalankan, dan mengonfigurasi sistem operasi Linux dalam suatu sistem perangkat keras. Sistem perangkat keras ini dapat berupa laptop, PC, mainframe, pda, handphone, robot, router, dan lain-lain. Pengemasan distro saat ini biasanya berupa CD/DVD. Istilah distro muncul karena adanya kebebasan mengembangkan dan mendistribusikan software merdeka (Free Software) dan Open Source. Setiap orang atau o...