Posts

Lowongan Bekerja dan Beramal di Perusahaan Linux

Lowongan Bekerja dan Beramal di Perusahaan Linux Linux BlankOn -- bukan belangkon -- dibuat oleh para pekerja untuk digunakan sebagai sarana kerja dan beramal.  Siapa pun, termasuk Anda, dapat bekerja di "Perusahaan" Linux BlankOn . Lowongan kerja di BlankOn ini terbuka kapan saja dan di mana saja. Sarana kerja Anda adalah internet dan komputer Anda. Anda berminat bekerja di "perusahaan" Linux itu? Jika ya, segera kunjungi http://dev.blankonlinux.or.id/wiki/Memulai . Modalnya hanya kemauan untuk bekerja, tentu termasuk kemauan untuk belajar, karena belajar bagian dari bekerja.  Lalu apa hasilnya? Hasil kerja di "perusahaan" Linux adalah karya cipta. Jika Anda bekerja, maka Anda punya hak cipta. Hasil lain adalah pengalaman dan pembelajaran mengembangkan software, menguji software, menulis dokumen, bekerja dalam tim, bercengkerama dengan pengembang lain, dan sebagainya.  Berapa gajinya dan berapa beramalnya? Di sinilah uniknya bekerja di "perusahaan...

Apa sih Kebangkitan Nasional itu?

Apa sih Kebangkitan Nasional itu? Mengapa kita memperingati Hari Kebangkitan Nasional? Salah satu alasannya, peristiwa penting dalam proses menuju Indonesia merdeka adalah adanya gerakan kebangkitan nasional yang ditandai dengan kelahiran organisasi Boedi Oetomo pada 20 Mei 1908. Lalu dikaitkan dengan kehidupan kita yang tidak lepas TIK (komputer dan internet), apa sih kebangkitan nasional di era informasi ini? Apakah Anda setuju dengan 3 jawaban berikut ini? Bangkit di era informasi artinya membangun negara berbasis TIK dengan bergantung sepenuhnya kepada produk luar negeri yang tidak bisa kita kuasai sepenuhnya. Bangkit di era internet artinya mengeruk sebanyak mungkin kekayaan alam seperti minyak, gas, hutan, emas, perak, tembaga, dan lain-lain untuk membeli lisensi dari luar negeri. Bangkit agar tak tertinggal di bidang TIK artinya harus melawan hukum dan etika dengan membajak software. Saya yakin Anda tidak setuju dengan semua jawaban di atas, karena: Kita bangsa yang mampu mandir...

Siapa yang Mendapatkan Manfaat FOSS?

Siapa yang Mendapatkan Manfaat FOSS? Saya menggunakan aplikasi yang tersedia di http://netcraft.com untuk menjawab pertanyaan iseng di atas . Hasilnya, hampir semua pengguna komputer di Indonesia yang mengakses internet dipastikan mendapat manfaat dari FOSS (Free Software atau Open Source Software), karena mengakses salah satu atau beberapa alamat web ini: google.com, detik.com, mail.yahoo.com, mail.google.com, groups.yahoo.com, groups.google.com, wordpress.com, blogger.com, blogspot.com, youtube.com, wikipedia.org, plurk.com, flicker.com, dll. Semua web itu menggunakan sistem operasi FOSS (sebagian besar Linux dan sebagian kecil FreeBSD). Sayangnya, netcraft.com tidak berhasil mengetahui semua sistem operasi yang digunakan facebook.com, meski sebagian server facebook.com terlihat menggunakan Linux. Contoh pemanfaatan FOSS melalui internet di atas baru menyebutkan sebagian dari alamat server-server web terkenal, masih banyak web terkenal lainnya yang juga berbasis FOSS. Data itu jug...

Ingin lebih Bahagia? Cobalah Linux...

Ingin lebih Bahagia? Cobalah Linux... Hidup bahagia menjadi cita-cita semua orang norm al, saya yakin termasuk Anda. Sayangnya, ada orang yang tidak tahu atau tidak mau cari tahu cara yang harus ditempuh agar hidupnya bahagia. Orang itu – saya yakin tentu bukan Anda – menjalankan perbuatan yang melawan hukum dan norma, seperti mencuri dan menipu, yang akhirnya dapat menghancurkan jiwa dan raganya, atau paling tidak mengurangi kebahagiannya. Semua orang tentu ingin menggunakan komputer yang sesuai kebutuhan dengan nyaman, namun belum tentu tiap pengguna komputer punya cara yang sama untuk meningkatkan kebahagiaan melalui komputer. Ada yang berbahagia ketika memutar musik atau video. Ada yang berbahagia ketika berkreasi digital. Ada yang berbahagia ketika mengoprek program atau jaringan. Ada pula yang berbahagia ketika mampu berbagi ilmu atau bahkan hanya berbagi CD atau DVD. Anda tentu tidak ingin diganggu virus ketika sedang belajar, bekerja, mendengarkan musik, atau menonton video kes...

AOSI Mengecam IIPA

ASOSIASI OPEN SOURCE INDONESIA Jl. Buncit Persada No.1 Jakarta Selatan 12740 +6221-7972204 Fax. +6221-7945013 www.aosi.or.id PERNYATAAN AOSI MENGENAI USULAN IIPA UNTUK MEMASUKAN INDONESIA KE DALAM SPECIAL 301 WATCH LIST ___________________________________ No. 005/AOSI/LOS/III/2010 Bulan Februari 2010, International Intellectual Property Association (IIPA) meminta U.S. Trade Representative (USTR) untuk memasukkan Indonesia, Brazil, India, Filipina, Thailand dan Vietnam dalam "Special 301 watch list". Alasannya antara lain adalah kebijakan pemerintah negara-negara ini untuk mendorong penggunaan Open source Software (OSS) di Institusi Pemerintah. Pemerintah Indonesia melalui Surat Edaran Menteri PAN Nomor: SE/01/M.PAN/3/2009 menganjurkan Lembaga Pemerintah Pusat dan Daerah agar menggunakan perangkat lunak legal, yang salah satunya adalah Open Source Software atau OSS. Anjuran penggunaan Open Source Software ini dianggap mendorong mindset yang tidak meng...

Linux, Android, BlankOn, dan Windows di Indonesia

Linux, Android, BlankOn, dan Windows di Indonesia Linux adalah nama sistem operasi komputer yang merdeka (free) dan terbuka (open source) untuk digunakan dan dikembangkan siapa saja, termasuk oleh bangsa Indonesia.  Android adalah sebutan untuk robot yang terkenal dalam film Star Wars (1977), lalu menjadi judul film fiksi ilmiah "Android" (1982). Sekarang Android mulai popular di Indonesia sebagai sistem operasi berbasis Linux untuk telepon genggam cerdas (smartphone).  BlankOn berasal dari kata "belangkon", yakni tutup kepala beberapa suku di Indonesia seperti Jawa dan Sunda. Sekarang BlankOn dikenal sebagai sistem operasi Linux yang ditujukan untuk pengguna komputer di Indonesia, agar pikirannya yang dulu terkunci mati (blank) oleh program berpemilik (proprietary) menjadi terbuka (on) terhadap program merdeka (free/open source).  Windows adalah nama sistem operasi yang sangat terkenal di Indonesia, tapi tidak merdeka karena harus membayar izin untuk menggunakannya...

Internet Halal, Bisakah?

Internet Halal, Bisakah? Ini bukan pro dan kontra internet itu halal atau tidak, tapi bagaimana mengakses internet tanpa melanggar aturan agama, hukum formal, dan etika? Internet yang halal dan baik, sehingga menyehatkan jiwa kita, seperti apa itu? Apakah kita ketika berinternet (secara sengaja atau tidak) dapat mengakses pornografi seperti playboy? Atau melihat fitnah seperti film "fitna"? Atau mengakses konten SARA di blog seperti beritamuslim.wordpress? Atau mengakses perjudian, web kekerasan, dan informasi buruk atau jahat lainnya? Internet "halal" artinya juga tidak mendowonload atau menggunkan software bajakan karena ada Linux?  Jika tidak ada aral melintang, topik panas ini akan dikupas dalam acara e-Lifestyle MetroTV, Minggu 7 Februari 2010 pukul 13.30 WIB. 

Apa beda Linux dan Windows?

Saya tadi siang diminta teman (tetangga rumah) melalui milis perumahan untuk menjelaskan apa itu Linux dan Open Source dengan bahasa awam. Saya coba tulis ulang penjelasan tentang Linux yang saya pernah tulis di blog ini atau di tempat lain. Semoga mudah dipahami. Kalau sulit dimengerti, mohon beri komentar bagian mana yang sulit. Sebelum memahami perbedaan, berikut ini persamaan Linux dan Windows: Linux dan Windows sama-sama nama untuk sistem operasi "komputer" dan sama-sama punya beberapa jenis atau pilihan, misal Linux Nusantara, BlankOn, Ubuntu, Mandriva, Fedora, openSUSE, Slackware, Debian, Gentoo, Redhat, Mint, dll. Sedangkan di Windows ada Windows 98, Me, XP, Vista, 7, Server 2008, Mobile, dll. "komputer" itu bisa berupa pc, notebook, smartphone, dll. Persamaan adanya pilihan/jenis di atas sebenarynya tidak persis sama, karena jenis Windows itu hanya tersedia buatan MS (Microsoft), sedangkan jenis Linux itu bisa buatan beberapa pihak yg berbeda. Tidak ad...

Bentuk Support FOSS dan Linux

Tulisan ini menggunakan merek Alfresco, RedHat, CentOS, dan Fedora sebagai contoh atau studi kasus, tidak ada titipan iklan dari produk-produk tersebut. :-) Meluasnya penggunaan Linux dan FOSS (Free/Open Source Software) lainnya belum menghilangkan kesalahpahaman pengguna atau pengembang TI terhadap FOSS. Salah satu kesalahpahaman itu adalah bentuk support atau dukungan teknis perusahaan FOSS terhadap pengguna. Benarkah produk-produk yang dikembangkan dengan konsep FOSS tidak tersedia supportnya secara komersial? Siapa yang menyediakan support dan adakah perjanjian dengan tingkat layanan atau SLA (Service Level Agreement) tertentu? Kesalahpahaman tentang support itu bisa terjadi karena kesalahpahaman yang lebih mendasar, yaitu FOSS identik dengan gratis. Padahal, yang dapat dikatakan gratis dari sebuah produk FOSS adalah surat izin atau lisensinya. Software yang dikembangkan dengan konsep FOSS tetap bisa dijual dalam bentuk CD/DVD, paket dengan hardware atau software lain, demikian p...

Mengapa Anda Mendukung FOSS?

Ini hasil wawancara virtual saya dengan beberapa pelaku bisnis ICT di dunia. Tanya : Mengapa perusahaan Anda sebagai operator telekomunikasi atau penyedia jasa akses internet mendukung FOSS? Jawab : Makin banyak orang menggunakan Linux dan FOSS lainnya, pemasukan perusahaan kami naik karena makin banyak orang mendownload software melalui internet. Juga akan makin banyak orang punya komputer dan gadget untuk mengakses internet karena harganya makin murah. Tentu sebagian pengguna FOSS dalam bentuk komputer atau gadget akan mengakses internet melalui perusahaan kami, sehingga keuntungan perusahaan kami meningkat. Tanya : Mengapa perusahaan Anda sebagai pembuat hardware (prosesor, memory, dan periperal komputer lainnya, server, pc desktop, laptop, netbook, nettop, router, smartphone dan handphone, dll.) mendukung FOSS? Jawab : Makin banyak pengembangan software free/open source yang bagus, makin murah harga software. Akibatnya, harga hardware kami juga makin murah, pembeli hardware makin b...

Migrasi ke Linux Single atau Dual Boot?

Ketika Anda ingin memasang Linux pada komputer yang telah berisi sistem operasi lain, biasanya lebih dahulu Anda harus menjawab beberapa pertanyaan. Apakah Linux akan dipasang untuk menggantikan sistem operasi lain, atau Linux sebagai alternatif, atau Linux sebagai sistem operasi utama dan yang lainnya sebagai alternatif? Pertanyaan yang tidak mudah dijawab, bahkan oleh orang yang telah mahir sekalipun. Pilihan single atau dual boot bukan karena pertimbangan teknis semata, tapi lebih sering karena pertimbangan non teknis. Saya mencoba memberikan masukan sebelum Anda membuat keputusan. Anda dapat mengumpulkan informasi dengan menjawab pertanyaan, “Apa tujuan atau alasan Anda memasang Linux di komputer itu?” Dari jawaban Anda, kita akan menemukan solusi terbaik untuk Anda dan pengguna komputer lainnya. Jika tujuan memasang Linux hanya untuk mengenalkan Linux sebelum pengguna komputer itu memutuskan mau pakai Linux atau tidak, dual boot pilihannya. Namun ada beberapa pilihan lain yang bai...

Open Source itu Netral

Ketika para pengguna, pengembang, pebisnis, pencinta, dan pendukung Open Source meminta pemerintah RI fokus ke pemanfaatan softawre yang dikembangkan dengan cara Open Source atau konsep pengembangan software dengan cara gotong-royong, sebagian pihak memrotes dengan alasan itu tidak netral. Tuduhan tidak netral itu salah, karena Open Source bukan nama vendor, bukan nama produk, bahkan bukan nama teknologi. Kalau memihak ke BlankOn saja misalnya, baru itu tidak netral dipandang dari sudut globalisasi saat ini. Belum tahu ke depan. :-) Pada awalnya, semua software dikembangkan dengan konsep Open Source. Baru setelah ada UU Hak Cipta tentang software, ada gerakan Closed Source atau Proprietary. Jadi, Closed Source atau proprietary hal itu baru. Istilah Open Source baru heboh, setelah dunia ICT dikuasasi (cenderung di-monopoli) software proprietary. Open Source hanya cara orang membuat dan mendistribusikan software. Siapa pun dapat dan boleh berbisnis dengan konsep Open Source. Perusahaan...

ILC, GCOS, RMS, Olimpiade Office, dll.

Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928 telah mengilhami beberapa personal, organisasi profesi, komunitas, sekolah, lembaga pemerintah dan swasta, serta perguruan tinggi di Indonesia untuk berbuat sesuatu yang beda pada Oktober 2009 ini. Setahu saya, semua itu bukan asal beda, tapi kegiatan yang menguras fisik dan psikis untuk memajukan TIK Indonesia dengan memasyarakatkan peranti lunak Merdeka/Open Source. Kegiatan itu antara lain: ILC 2009 (Indonesian GNU/Linux Conference ) di Unhas Makassar, 10-11 Oktober 2009. GCOS (Global Conference on Free/Open Source Software) , di Shangri-La Hotel Jakarta, 26-27 Oktober 2009. RMS (Richard M. Stallman) Berbicara tentang Free Software dan GNU/Linux , di Gedung BPPT Jakarta, 28 Oktober, dan di Univ Indonesia Depok (tentative, 29 Oktober). Juga beberapa kegiatan serupa di Univ Negeri Padang (tentative 17-18 Oktober), Univ Merdeka Malang (tentative 19 Oktober), Univ Persada Indonesia YAI Jakarta (tentative 28 Oktober), dan final Olimpiade Office Open Source...

Idul Fitri 1430H Jatuh pada 20 September 2009

Ini bukan ramalan, prakiraan, atau prediksi. Anda dapat melakukan pengamatan dan perhitungan yang sangat akurat dengan Linux, berdasarkan ketentuan Tuhan bahwa matahari, bulan, dan bumi beredar pada garis edarnya dengan sangat teratur. Tidak pernah sedetikpun bulan berhenti mengitari bumi, dan tidak pernah sedetikpun bumi bersama bulan berhenti mengitari matahari. Kecuali Tuhan menghendaki lain, misalnya Tuhan menghentikan gerakan bumi sedetik saja, yang artinya hari kiyamat telah datang sebelum 1 Syawal 1430H. Jadi, keteraturan yang luar biasa atas kehendak Tuhan Sang Pencipta alam semesta itu menjadikan manusia dapat menentukan kapan 1 Syawal dengan tepat. Kalau pun terjadi perbedaan orang menetapkan 1 Syawal, bukan karena perbedaan edar matahari, bumi, dan bulan, tapi karena perbedaan kriteria dan acuan dalam menentukan bulan sabit (hilal). Para ahli falak melakukan penentuan 1 Syawal melalui Rukyatul-Hilal atau melihat bulan sabit. Ada beberapa kriteria rukyatul hilal, dua di anta...

Buat apa Indonesia merdeka? Buat apa Linux open source?

..........Introspeksi sejenak menyambut hari kemerdekaan RI dan TIK......... Di bidang negara, mengapa para pendiri negara kita memilih merdeka? Mengapa tidak bergabung saja dengan Jepang atau salah satu negara sekutu, Amerika atau Belanda atau yang lain? Kan tinggal pakai aturan yang ada, tinggal menikmati jabatan, tidak perlu perang, apalagi harus gerilya, tidak perlu menyusun undang-undang, tidak perlu belajar ilmu membangun negara baru, yang penting enak to? Mengapa hayo? Karena, para Bapak Bangsa (the founding fathers) negara kita, saya dan juga Anda, ingin kedaulatan (menentukan nasib sendiri), punya kebebasan dalam mengelola negara, menentukan bentuk negara, bisa menjaga keamanan negara, mengatur sendiri kekayaan dan keuangan negara, tidak diatur pihak lain, apalagi pihak lain itu terbukti hanya mencari keuntungan sendiri. Di bidang TIK, mengapa pakai Open Source atau software merdeka? Mengapa tidak ambil saja yang ada (Proprietary)? Kan tinggal pakai, tidak perlu mengubah kebia...

Pengguna Linux tidak harus Belajar Linux

Dari hasil pengamatan dan wawancara kami ke para karyawan di berbagai perusahaan, terutama yang tidak memiliki latar pendidikan komputer, kami tidak banyak menemukan keluhan atau kesulitan pengguna ketika pertama menggunakan Linux. Mereka tidak melalui proses belajar lebih dulu, tapi langsung menggunakan komputer yang telah terinstal Linux untuk bekerja. Kalau pun belajar, biasanya belajar sambil bekerja. Kelompok pengguna awam yang kami temui adalah pengguna komputer untuk perkantoran. Program yang digunakan antara lain OpenOffice (Office yang otomatis ada di umumnya Linux), program untuk mengakses web, email, dan chatting, program untuk mengedit foto, serta sebagian juga pakai program untuk memutar lagu dan film. Beberapa perusahaan yang kami kunjungi itu juga bukan perusahaan TI. Sedikit contoh jenis usaha dan lokasinya adalah perusahaan farmasi (di Solo dan Semarang, Jawa Tengah), kargo/kurir (di Jakarta dan Cengkareng - Banten), otomotif (Jakarta dan Depok - Jawa Barat), penerbita...

Seandainya Aku Jadi... hanya tahu BlankOn

Tulisan ini terinspirasi dari posting di milis UMS Goes Open Source yang bersumber dari Forum di MyQuran.org . Jika Anda pertama kali membeli komputer dan menginstalnya dengan CD Linux, misalnya BlankOn , apa yang Anda rasakan? Anda akan menyimpulkan bahwa Linux itu sistem operasi komputer yang siap pakai. Dengan sebuah CD Linux, Anda dapatkan pula OpenOffice, pengedit foto GIMP, penggambar Inkscape, pengelola projek Planner, akuntansi GnuCash, dan lain-lain. Semua program itu terpasang secara otomatis saat pertama menginstal komputer dengan sebuah CD BlankOn. Jika kemudian karena alasan politis atau bisnis Anda diminta berpindah ke sistem operasi lain dan diberikan sebuah DVD Windows misalnya, apa yang Anda pikirkan? Di benak Anda DVD Windows tentu juga berisi MS Office, Photoshop, CorelDraw, MS Project, Zahir Accounting, seperti CD BlankOn yang Anda punya sebelumnya. Tapi apa yang terjadi, Anda akan kecewa berat, bahkan bisa frustrasi, karena setelah DVD Windows terinstal, tidak ...

Mimpi Indah dan Mimpi Sedih Blogger

Sangat indah menjadi rakyat sebuah negara atau minimal kabupaten/kota yang sepenuhnya menggunakan Linux dan/atau software open source lainnya. Tidak ada rahasia di bidang software, kecuali sebagian datanya yang memang harus dirahasiakan. Tidak ada biaya lisensi, sehingga uang rakyat dapat lebih banyak digunakan untuk kesejahteraan rakyat. Tidak ada ketergantungan, sehingga pemerintah dan rakyat bebas menggunakan dan mengembangkan TIK-nya. Masih indah jika untuk sementara waktu ada sebagian kecil komputer yang menggunakan sistem operasi proprietary karena ada software aplikasi yang belum dapat dijalankan dengan Linux, sambil menunggu aplikasi itu tersedia versi open source-nya. Betapa sedihnya jika tiba-tiba semua rumus matematika, fisika, elektronika, dan semua protokol seperti TCP/IP (jaringan internet), HTTP (web), SMTP (email), serta semua program open source dipatenkan atau dijadikan proprietary. Dunia ini akan terasa gelap, karena untuk mengakses internet harus lebih dulu membaya...

Musibah di bidang TIK

Pernahkah Anda menerima musibah di bidang TIK? Pernahkah data Anda hilang atau rusak karena virus, data penting/rahasia tersebar karena worm, software dirusak cracker (hacker jahat), hard disk rusak sebelum sempat diback-up, atau komputer hilang karena pencurian, kebakaran, gempa bumi, atau kebanjiran? Jika pernah, jangan-jangan Anda pernah pula berbuat aniaya? Kata menganiaya atau menzhalimi atau lalai dipakai banyak pihak, baik itu manusia (dengan berbagai agama, kepercayaan, golongan, suku, warna kulit, atau partai politiknya) maupun Tuhan yang mencipta manusia. Bedanya, Tuhan Sang Pencipta tidak pernah menganiaya diri sendiri dan makhluk ciptaan-Nya, sedangkan manusia, banyak yang menganiaya diri sendiri, orang lain, atau ciptaan Tuhan lainnya. Saya yakin ini dipercayai oleh semua orang yang mengaku adanya Tuhan, apapun agamanya. Banyak musibah dalam berbagai bidang di dunia ini biasanya karena manusia menganiaya diri sendiri, orang lain, atau ciptaan Tuhan lainnya. Tentu ada penye...

Apakah Anda memiliki software komputer?

Pengantar: Saya menulis ini karena membaca berita yang sangat menyedihkan di detikinet.com . Maksud saya, ini saat tepat Anda "menyelamatkan" Indonesia (termasuk diri Anda) dengan berbisnis yang terkait software free/open. Kata "memiliki" dapat berarti macam-macam. Saya hanya membahas kata memiliki dalam hal software. Software di tulisan ini adalah program komputer berupa perintah-perintah yang tersimpan dalam penyimpanan data elektronik. Komputer adalah peralatan yang terdiri atas software dan hardware. Bentuk komputer bisa berupa handphone, netbook, notebook, pc, mini computer, mainframe, dan sebagainya. Apakah Anda memiliki software komputer yang dapat Anda gunakan untuk bekerja? Jika komputer Anda berisi BlankOn Linux, maka Anda dapat menjawab "Ya", karena Anda memiliki software itu dalam arti sebenarnya. Anda dapat menggunakan untuk apa saja (personal, warnet, dan bisnis lainnya), dapat memodifikasi, menjual secara utuh atau Anda lepas hardware dan so...