Posts

Showing posts from 2006

Bukan hanya Software yang Open

Pada awal 80-an, muncul gerakan untuk kembali menyebarkan program dengan menyertakan kode-nya. 1984, Richard M. Stallman (RMS) mendirikan Yayasan Free Software ( www.fsf.org ) dengan projek GNU (Gnu's Not Unix). Free sofwate juga menghargai hak cipta dengan membuat model lisensi dengan nama GPL (GNU General Public License). Salah satu syarat lisensi GPL (free software) adalah open source. Buat apa Terbuka? Tujuan utama “terbuka” adalah agar banyak orang bisa mempelajari dan memperbaiki atau mengembangkannya. Hasilnya, sumber daya yang dimiliki manusia dapat dihemat dengan hasil yang lebih hebat daripada dikerjakan secara tertutup. Karena kata free yang artinya bebas atau merdeka sering disalahartikan sebagai gratis saja, Eric S. Raymond (ESR) pada akhir 1990-an mendeklarasikan gerakan open source ( www.opensource.org ) atau OSI (Open Source Initiative). Untuk menghargai hak cipta, OSI mengakui banyak lisensi, termasuk GPL. Beberapa lisensi yang diterima OSI memungkinkan or...

Mohon koreksi, apa itu Linux?

Dalam melakukan komporisasi (tepatnya advokasi) seputar pemakaian Linux dan free software, saya sering menggunakan istilah-istilah atau pernyataan berikut ini: 1. Kata Linux memiliki banyak makna, antara lain: a. Linux adalah nama Kernel yang dibuat pertama kali oleh Linus Torvalds, kemudian dikembangkan oleh banyak orang dari seluruh dunia. b. Linux adalah kernel dan banyak software lain yang membentuk sistem operasi. c. Linux merupakan pemendekan GNU/Linux, meskipun ada yang tidak setuju, dengan alasan tidak semua software yang melengkapi kernel Linux berasal dari projek GNU. d. Secara awam, Linux adalah sistem operasi komputer yang dilengkapi berbagai aplikasi berbasis teks dan grafis. e. Linux adalah ikon gerakan free/open source software (FOSS). (Saya sebut gerakan, dg penjelasan di no. 2-3-4, dan saya pribadi lebih memilih istilah free dibanding open source). 2. GNU/Linux adalah free software, yang otomatis juga open source. 3. Lisensi GNU/Linux adalah GPL/LGPL, yg artinya siapap...

TTM dengan Linux

Boleh percaya boleh tidak, judul ini memang mengada-ada. Beberapa waktu lalu saya melihat teman-teman jatuh cinta sama Linux, tapi tidak bisa menyandingkan Linux terus-menerus dengan komputernya. Hanya di saat-saat tertentu saja mereka bermesraan dengan Linux, misalnya hanya menggunakan Linux untuk memutar MP3 lagu Teman Tapi Mesra yang sedang populer waktu itu. Dalam kesehariannya, misalnya di saat komputer digunakan untuk memenuhi kebutuhan bekerja sehari-hari seperti membuat makalah atau laporan keuangan sederhana, termasuk mengetik skripsi, mereka tidak bisa berpisah dengan software yang sebenarnya tidak disukainya, MS Windows 98 yang dilengkapi MS Office 97. Bukan hanya karena mereka tidak mampu membelinya, sehingga mereka membajaknya, lalu takut terhadap sweeping polisi, tapi juga kekhawatirannya terhadap virus dan komputer yang sering hang. Ada apa gerangan? Rupanya, teman-teman saya itu hanya mampu membeli komputer bekas, dengan prosessor setara Pentium 1 dan RAM 64 MB. Mereka ...