Monday, April 20, 2015

Komunitas Open Source Indonesia Kehilangan Salah Satu Pejuangnya

Foto Pak Made (kiri) bersama Prof. Wayan (kanan) dalam acara Indonesia Open Source Award 2011.
Prof. Dr. I Wayan Simri Wicaksana telah meninggalkan kita untuk selamanya pada Minggu 19 April 2015. Saya sangat kehilangan. Bukan karena saya mengenal dekat dan tahu banyak kebaikan dan kerja kerasnya sejak sama-sama kuliah di jurusan Fisika Universitas Indonesia, tapi karena saya tahu banyak perannya di bidang TIK di Indonesia sejak akhir 1990-an hingga akhir hayatnya dalam mengenalkan teknologi berbasis pengembangan terbuka (Open Source).

Banyak jasa Prof. Wayan dalam menyebarluaskan ilmu dan pengalamannya di bidang teknologi informasi dan komunikasi, tidak hanya terkait Open Source. Semangat berjuangnya tidak memudar meskipun telah menderita sakit sejak pertengahan 2014, antara lain tetap bersama saya dan banyak teman pekerja volunteer dalam penyusunan Standar Nasional Indonesia (SNI) di bidang Teknologi Informasi (Komite Teknis SNI 35-01).

Prof. Wayan memiliki adik kandung yang juga pejuang di bidang Open Source, dan mungkin lebih populer darinya hingga saat ini, yaitu Dr. I Made Wiryana, yang biasa saya panggil Pak Made. Mendiang Prof. Wayan banyak bekerja di balik layar dalam berbagai kegiatan terkait TIK dan Open Source, sehingga wajar jika namanya kurang populer. Namun di kalangan aktivis Open Source serta TIK di pemerintahan dan pendidikan, nama Prof. Wayan cukup dikenal, antara lain sering tampil menjadi pembicara seminar-seminar, juri lomba-lomba seperti IOSA (Indonesia Open Source Award) dan INAICTA (Indonesia ICT Award), menjadi asesor BAN-PT (Badan Akreditasi Nasional - Perguruan Tinggi), pengurus IPKIN (Ikatan Profesi Komputer dan Informatika Indonesia), dan lain-lain. Selamat jalan Prof. Semoga banyak dari kami yang masih hidup mampu meneruskan perjuanganmu. Dan kami pasti menyusulmu, cepat atau lambat...

3 comments:

Unknown said...

Turut berduka cita. Semoga perjuangannya dapat dilanjutkan oleh generasi selanjutnya.

Anonymous said...

Turut berduka cita..
Tulisan beliau banyak saya dapati dan jadikan referensi

Salam
Hary

tifosilinux.wordpress.com

Muhammad nahrowi said...

Semoga amal dan ibadah beliau diterima Allah, dan generasi terus bisa berkembang amin

http://muhammadnahrowi.blogspot.com/