Wednesday, May 27, 2009

Mimpi Indah dan Mimpi Sedih Blogger

Sangat indah menjadi rakyat sebuah negara atau minimal kabupaten/kota yang sepenuhnya menggunakan Linux dan/atau software open source lainnya. Tidak ada rahasia di bidang software, kecuali sebagian datanya yang memang harus dirahasiakan. Tidak ada biaya lisensi, sehingga uang rakyat dapat lebih banyak digunakan untuk kesejahteraan rakyat. Tidak ada ketergantungan, sehingga pemerintah dan rakyat bebas menggunakan dan mengembangkan TIK-nya.

Masih indah jika untuk sementara waktu ada sebagian kecil komputer yang menggunakan sistem operasi proprietary karena ada software aplikasi yang belum dapat dijalankan dengan Linux, sambil menunggu aplikasi itu tersedia versi open source-nya.

Betapa sedihnya jika tiba-tiba semua rumus matematika, fisika, elektronika, dan semua protokol seperti TCP/IP (jaringan internet), HTTP (web), SMTP (email), serta semua program open source dipatenkan atau dijadikan proprietary. Dunia ini akan terasa gelap, karena untuk mengakses internet harus lebih dulu membayar semua paten ilmu-ilmu dan protokol-protokol dan lisensi program-program yang membuat internet dan berbagai aplikasinya bebas dan terbuka seperti sekarang ini.

Bersyukurlah ada banyak ilmuwan dunia yang tidak mematenkan rumus/algoritmanya, ada banyak programmer dunia yang tidak meminta bayaran atas lisensi programnya, dan ada banyak orang yang sepakat bahwa ilmu pengetahuan dan software semestinya merdeka dan terbuka (free/open).

Ingin mimpi indah sambil nge-blog? Gunakan Linux sebagai pengganti Windows, OpenOffice sebagai pengganti MS Office, GIMP sebagai pengganti Photoshop, dan Firefox sebagai pengganti IE untuk urusan blog Anda. Catatan: Linux, OpenOffice, GIMP, dan Firefox hanya 4 contoh program komputer merdeka.

7 comments:

Mascottaria said...

betul pak rus, apalagi mimpi saya adalah, bisa jadi bagian dari pengembang di negara kita tercinta ini..! sekarang masih terus belajar..! Maju terus open source Indonesia.!

rosyidi alwan said...

selalu ada dua tipe manusia! Dan seandainya pun suatu saat linux menjadi sistem yang lebih mudah terserang virus pun, saya akan tetap mencintai Linux. Hanya orang2 dengan ketulusan hati saja yang bisa merasakan, bahwa karya manusia yang di cipta dengan cinta dan kasih sayang untuk berbagi, adalah karya yang seharusnya di dukung dan di sebarkan dengan sepenuh hati.
Manusia memang butuh materi,
dan tiap manusia punya sudut pandang sendiri2.
Tapi bagaimana pun,
saya tetap dan akan selalu kagum dengan semua programmer dunia,
yang dengan tulus ikhlas mengembangkan software tanpa minta royalti lisensi. Puji Tuhan, Subhanallah! Linux sama sekali bukan sekedar karya atau produk IT, Linux adalah monumen kemanusiaan dalam bentuk perangkat lunak! Hidup Linux!

Bermain Tikus said...

Om Gates orang hebat,
tapi mas Linux, Pak RMS dan ribuan pemrogram FOSS lain adalah orang-orang 'luar biasa'..
Mereka mendedikasikan ilmu dan tenaga untuk kemanusiaan!
Mengenai materi,
konsep bisnis dalam dunia FOSS pun sangat 'keren'.
Selain bisnis korporasi,
komunitas selalu ada!
Saya selalu dan akan selalu kagum dengan seluruh pemrogram FOSS,
dan juga seluruh penggerak FOSS,
termasuk yang menulis blog ini !

Johansen said...

Setuju pak Rusmanto, Anda memang pembawa sinar di dunia software yang tadinya gelap... Saya tambahkan saya pake Opera yang saya lihat lebih banyak feature dan free to usenya. Ditambah ada opera turbo kalau jaringan lagi sibu.. Maklum kalangan fakir bandwith..

Hidup FOSS

ai said...

kalo bisa sih kiat terus semnagt deh mslh itu risiko

ai said...

kalo bisa sih kiat terus semnagt deh mslh itu risiko

dhodie said...

Semakin berpikir untuk sesegera mungkin migrasi ke dunia Linux hehehe